Skip navigation

PENDAPATAN petani diperkirakan akan hilang hingga Rp5,4 triliun. Demikian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam analisanya terhadap dampak yang akan terjadi akibat pemerintah menurunkan bea masuk (BM) impor beras sebesar Rp100 per kg. Instrumen itu disinyalir akan menekan harga gabah di tingkat petani.Resiko kerugian sebesar itu, dengan asumsi produksi gabah nasional mencapai 54 juta ton.

Resiko lain, banyaknya petani yang akan kehilangan pekerjaan. Diperkirakan mencapai 5 juta orang, karena tekanan impor beras sebesar 1 juta ton.

Sementara itu, untuk menghasilkan produksi beras 1,5 juta ton beras dibutuhkan gabah 2,5 juta ton dari areal budi daya 500.000 hektar. Sedangkan per hektar lahan padi menyerap 10 pekerja.

Kebijaksanaan ini bertolak belakang dengan yang berlaku di sejumlah negara maju dan produsen beras justru menaikkan tarif BM impor untuk melindungi petaninya sekaligus untuk merangsang peningkatan produksi.

AS, Thailand Vietnam, India dan Jepang justru menaikkan BM dari mulai 50-300 persen. Sebaliknya Indonesia malah menurunkan. Padahal, padahal dengan BM Rp550 per kg itu hanya 25 persen tarif yang diterapkan.

Anggapan bahwa gabah atau beras Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan produk impor dan petani luar negeri lebih efisien dibandingkan petani dalam negeri, menurut Sekjen HKTI, Rachmad Pambudy, di Jakarta, Senin, dalam seminar Ketahanan Pangan, hal itu tidak benar.

Di pasar internasional harga beras sekitar 330 dolar AS per ton. Vietnam sekitar Rp4.400 per kg dan Thailand kurang dari Rp5.000 per kg, tapi Thailand bisa menjual 350 dolar AS per ton, sama dengan di Indonesia.

Malah soal efisiensi, kata dia, yang juga Ketua Umum Lembaga Pembangunan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU), petani Indonesia lebih efisien. Buktinya, meski petani Indonesia tidak menerima fasilitas yang memadai masih mampu memproduksi padi dengan harga murah.

Sebaliknya, petani luar negeri disediakan infrastruktur yang bagus, permodalan dan sarana produksi lain dari pemerintahnya. [lacak.info|05sig03]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: